Ashoka, Raja Yang Dibesarkan di Hutan

Masa muda Ashoka, Raja India kuno, yang diperkirakan hidup sekitar tahun 273 SM, dikisahkan sangat menderita. Ia tidak dibesarkan di istana tapi dalam hutan.

Ibunya adalah seorang wanita cantik yang baru saja dinikahi raja, tapi terkena bencana ketika sedang mengandung Ashoka. Ketika ia menunggu jemputan Raja Bindusara di  gubugnya  di tengah hutan, seorang menteri pendukung  permaisuri Nur membakar gubuknya.

Di tengah gubuk yang sudah dikepung api, wanita cantik bernama Dharma itu berhasil diselamatkan Raja Singa. Karena menteri yang membakar gubuknya mengaku diutus raja untuk membunuhnya, Dharma memilih mengasingkan diri dan membesarkan bayinya di hutan. Sementara raja yang mendapatkan kabar dari menteri bahwa istri barunya tewas terbakar api, akhirnya batal memboyongnya ke istana.

Suatu ketika ibu tiri Bindusara, Helena, yang ingin putranya, Justin,  kelak menjadi raja menyewa penembak panah jitu untuk membunuh sang raja. Meski terkena tembakan anak panah, sang raja tidak meninggal, tapi mengalami koma. Sang Menteri, Acarya Canakia, secara tak sengaja menemukan Ashoka yang sudah menginjak remaja dan ibunya di hutan. Ia pun mengajak mereka ke istana. Ia menugaskan ibu Ashoka mengobati sang raja.

Dengan menyamar sebagai orang lain, ibu Asoka berhasil mengobati raja. Karena itu raja memperlakukan Ashoka dan ibunya dengan istimewa. Apalagi Ashoka menunjukkan bakat yang kuat dalam hal bertarung. Raja memerintahkan ibunya tinggal di istana dan Ashoka masuk sekolah para ningrat karena ia ingin kelak Ashoka menjadi Panglima Perang kerajaan Mauria yang dipimpin putranya.

Keluarga raja yang tidak tahu kalau Ashoka sebetulnya putra kandang raja merasa iri dan cemas karena perlakuan istimewa dari raja. Mereka khawatir kalau kelak Ashokalah yang ditunjuk sebagai raja, bukan keturunannya sendiri. Apalagi tampaknya Ashoka memiliki berbagai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh putra-putra raja. Dan putra mahkota, Susima,  memiliki perangai yang buruk dan emosional

Maka percobaan pembunuhan terhadap Ashoka dan ibunya terus datang bergantian. Baik yang datangnya dari ibu tiri raja, Helena, para permaisuri raja maupun dari salah seorang anak raja dari ibu yang lain.

Anak raja dari permaisuri bernama Caramitra, Susima, sangat ambisius untuk kelak menggantikan ayahnya. Melihat kekuatan dan kepintaran Ashoka, ia berusaha keras untuk menyingkirkan Ashoka dari sekolah para bangsawan dan bahkan membunuhnya. Tapi Ashoka selalu berhasil lolos dari upaya jahat putra raja.

Kisah masa muda Raja India kuno itu juga diwarnai perselingkuhan antara seorang permaisuri raja dengan adik tirinya Pangeran Justin. Ini membuat Helena, ibu tiri raja berusaha menyingkirkan Raja Bindusara. Dia ingin cucunya, hasil perselingkuhan putranya Justin dan Nur, yang kelak jadi raja..

2 komentar:

Intan Kirana mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog. 29 Mei 2016 02.47
pak.solihin mengatakan...

Terima kasih yang amat dalam kami ucapkan kepada MBAH SELONG yang
telah memberikan kebahagian bagi keluarga kami…berkat Beliau saya
sekarang udah hidup tenang karena orang tuaku udah buka usaha dan
punya modal untuk buka bengkel skrang pun orang tuaku tidak di
kejar-kejar hutang lagi…dan keluarga Kami di berikan Angka
Ritual/Goib Dari mbah yg sangat Jitu 100%dijamin
tembus…hingga keluarga kami sekarang merasa tenang
lagi…terima kasih mbah…Jika Anda ada yg merasa kesulitan
masalah Nomer ToGEL silahkan hbg Aja MBAH SELONG
dinmr hp beliau (081-322-565-355) ATAU KLIK SITUS KAMI
dan saya sudah membuktikan 3kali berturut2 tembus terimah kasih

2 September 2017 07.36

Posting Komentar