Cinta Elif Menguak Kejahatan Mafia



Omer Demir adalah seorang polisi yang handal dan jujur. Menjelang pernikahan, tunangannya, Sibel, malah menjadi korban pembunuhan bersama seorang pengusaha perhiasan di mobil yang sama. Kejadian itu mempertemukan Omer dengan Elif, yang merupakan anak dari pengusaha itu.
 
Omer dan Elif sama-sama ingin mengusut siapa dalang dari pembunuhan itu. Dan itu tak mudah karena melibatkan seorang mafia yang sangat berkuasa, Tayar Dundar. Penyelidikan Omer terhambat karena kakak Omer, seorang polisi senior, Husein dan atasannya sudah menjadi kaki tangan sang mafia.

Masalah kian rumit karena Tayar ternyata adalah paman Elif sendiri yang memiliki kerjasama bisnis ilegal dengan ayahnya, Ahmed Denizer. Tayar menduga Ayah Elif menyembunyikan berlian yang diakui sebagai miliknya. Lewat kaki tangannya, yang juga anak hasil hubungan gelapnya, bernama Fatih/Metin, Tayar berusaha mendapatkan kembali berlian itu dengan menculik dan menyandera adik Elif, Nilufer. Bahkan Nilufer akhirnya jatuh cinta pada penculiknya yang membuat penyelidikan kasus itu makin rumit.

Hal yang menguntungkan bagi Omer adalah Fatih tidak menyukai ayahnya sendiri. Ia bahkan ingin melenyapkannya dan mengambil alih perusahaan milik ayahnya. Ini karena ia anak hasil perkosaan dan ibunya telah dipotong lidahnya oleh Tayar hingga tak bisa bicara.

Kasus itu membuat keluarga Omer maupun Elif selalu diwarnai ketegangan dan ketidakharmonisan. Omer sering adu mulut dengan Husein karena tidak seiring dan sejalan dalam menghadapi kasus tersebut. Dan istri Husein merasa sering dibohongi suaminya.

Sedangkan pada keluarga Elif juga sering terjadi konflik karena adiknya Nulifer melindungi kaki tangan mafia. Di samping itu kakak Elif, Asley selalu iri dengan adiknya karena mendapatkan perlakuan istimewa dari orangtua mereka. Ketegangan demi ketengan membuat Asley jadi stres dan masuk rumah sakit. Suatu ketika tanpa sengaja Asley mendorong ibunya hingga kepalanya membentur lantai dan tewas di rumah sakit tanpa disadarinya.

Setelah ibu Elif, Zerin meninggal, Elif makin sulit membantu Omer dalam menguak kasus pembunuhan karena kehadiran bibinya, Nedret. Sebagai kaki tangan Tayar, bibinya selalu berusaha menghalangi Elif untuk mengungkapkan kebenaran tentang keterlibatan Tayar dalam berbagai kejahatan.

Penyelidikan demi penyelidikan dilakukan oleh Omer tapi selalu menemui jalan buntu karena dihalangi kakaknya sendiri, atasannya ataupun oknum jaksa dan rekan-rekan polisinya sendiri yang pro Tayar. Tayar bahkan tak segan-segan melenyapkan orang yang memberi petunjuk maupun bukti yang menunjukkan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan dan berbagai usaha ilegalnya.

Untungnya Omer didampingi mitra polisi, Arda dan Pelin yang selalu berpihak padanya. Mereka rela karir dan nyawanya terancam demi mengungkapkan kasus itu bersama Omer. Ditambah lagi dengan kehadiran mantan kekasih Omer, yang ditugaskan pihak kepolisian untuk memperkuat Tim Omer, yang sudah naik pangkat menjadi inspektur.

Suatu ketika Bahar, teman dekat Elif berselingkuh dengan Fatih. Hal itu yang membuat wanita itu jadi tahu rahasia Husein yang terlibat persekongkolan dengan Tayar dan Matin dalam berbagai kejahatan. Husein pun turun tangan sendiri membunuh Bahar untuk membungkamnya. Tapi dia meninggalkan jejak karena ada kamera CCTV di pom bensin dekat peristiwa pembunuhan terjadi merekam kehadirannya pada saat-saat menjelang pembunuhan. Tinggal sekarang mencari senapan dan sisa peluru yang digunakan Husein untuk membunuh Bahar.

Dengan ditemukan rekaman CCTV Omer jadi curiga pada kakaknya. Apalagi ia berhasil menemukan fakta bahwa kakaknya memiliki istri gelap dan menemukan catatan pemasukan yang tidak wajar. Dalam pelacakan lebih jauh, terungkap istri gelap kakaknya itu bekas pramuria night club yang membunuh tamunya. Wanita itu lolos dari hukuman karena diselamatkan lalu dikawini oleh Husein hingga punya seorang putra. Nah sejak itu kakaknya mulai terlibat sebagai kaki tangan Tayar Dundar untuk mendapatkan pemasukan ilegal.

Suatu ketika Omer teringat masa kecil dimana kakaknya suka membuang barang-barang yang tak terpakai di sumur tua di pekarangan rumah. Maka ia pun mengerahkan petugas kepolisian untuk mencari senapan dan sisa peluru di dasar sumur. Dan pistol dan peluru itupun ketemu dan maka terbuktilah kalau Husein yang membunuh Bahar.

Tidak itu saja senapan dan peluru milik Husein sama dengan yang dipakai untuk membunuh tunangan Omer. Maka dari sinilah terungkap tunangan Omer ternyata terlibat dalam kejahatan yang dilakukan Tayar Dundar sebagai kurir yang menyelundupkan berlian ke luar negeri.

Perlahan tapi pasti Omer berhasil menguak kasus pembunuhan dan keterlibatan Tayar dalam berbagai kejahatan, termasuk jual beli organ manusia. Tindakan Tayar sudah tergolong biadab karena untuk mendapatkan organ tubuh, Tayar membunuh orang yang masih sehat.

Omer dapat bantuan dari Fatih setelah Tayar tega mengambil satu ginjalnya untuk menggantikan ginjal Tayar yang rusak akibat terkena tembakan Husein. Apalagi Tayar terbukti terlibat dalam percobaan pembunuhan kekasihnya, Nulifer.
Tayar dan Husein terlibat insiden yang mematikan karena saling berebut berlian yang diburu Tayar.

Omer akhirnya berhasil memenjarakan Tayar tapi ia kesulitan menyeretnya ke meja hijau karena adanya kendala dari rekan-rekannya di kepolisian, kejaksaan dan hakim-hakim korup. Apalagi saksi kuncinya, Nedret, yang menyimpan bukti-bukti kejahatan Tayar diracun kaki tangan Tayar hingga tewas.

Suatu ketika ia memaksa pengacara Tayar, untuk memberitahukan pada Tayar yang sedang ada di penjara lewat telepon bahwa dia tak mungkin lagi bisa menyelamatkannya dari jeratan hukum.

Lalu Omer menakut-nakuti Tayar tentang ancaman hukuman yang akan diterima Tayar atas kejahatannya. Ia akan menghabiskan sisa usianya di penjara, dengan nama yang sudah tercemar di masyarakat. Kalau selama ini Tayar dikenal sebagai dermawan yang baik hati, setelah dinyatakan bersalah di pengadilan Tayar akan dikenal sebagai penjahat kelas berat.

Karena itu Omer membujuk Tayar bunuh diri saja agar hidupnya tidak menderita. Karena putus asa, Tayar mengikuti saran Omer dan ia pun bunuh diri.

Dengan matinya Tayar kasus pembunuhan dan kejahatannya sudah selesai. Tapi masalah baru menghadang. Tunangan Omer, Elif memberi syarat mau menikah dengan Omer kalau kekasihnya itu mengundurkan diri dari dinasnya di kepolisian. Kalau tidak ia tidak akan mau menikah dengan Omer. Hal itu sempat membuat mereka berdua berpisah.
           
Tapi karena cinta yang sudah begitu dalam, Omer tak bisa menahan diri mengunjungi Elif di rumahnya yang baru di wilayah lain. Ia menyatakan bisa menerima syarat Elif. Saat mereka sedang jalan-jalan terjadi penganiayaan pemilik usaha oleh preman-preman setempat. Peristiwa itulah yang membuat Elif akhirnya mengizinkan Omer jadi polisi lagi.

2 komentar:

IBU WINDA DI GARUT mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog. 28 Juni 2016 05.58
pak.solihin mengatakan...

Terima kasih yang amat dalam kami ucapkan kepada MBAH SELONG yang
telah memberikan kebahagian bagi keluarga kami…berkat Beliau saya
sekarang udah hidup tenang karena orang tuaku udah buka usaha dan
punya modal untuk buka bengkel skrang pun orang tuaku tidak di
kejar-kejar hutang lagi…dan keluarga Kami di berikan Angka
Ritual/Goib Dari mbah yg sangat Jitu 100%dijamin
tembus…hingga keluarga kami sekarang merasa tenang
lagi…terima kasih mbah…Jika Anda ada yg merasa kesulitan
masalah Nomer ToGEL silahkan hbg Aja MBAH SELONG
dinmr hp beliau (081-322-565-355) ATAU KLIK SITUS KAMI
dan saya sudah membuktikan 3kali berturut2 tembus terimah kasih

2 September 2017 07.40

Posting Komentar